Download JAV Gratis, Video Bokep Jepang, Hentai, Japan Schoolgirl N Foto / Video Bugil 3gp

Tempat Download JAV Gratis, Video Bokep Jepang, Hentai, Japan Schoolgirls, Foto N Video Bugil 3gp, Artis/Model/Cewek SMU Telanjang, Daftar No HP Cewek Bispak / Ayam Kampus DLL.

Maria Ozawa, Rui Akikawa, Ren Mizumori, Rei Yoshikawa, Nami Segawa, Remi Sirosaki, Rena Kuroki, Rika Kurachi, Rio Haruna, Layla Amane, Ryo Sasaki, Manami Hashimoto, Ramu Suzumiya, Natsumi Horiguchi,Madoka Ayukawa etc

Free Traffic !!

Narsis di Toilet - Cerita 3 Dara

Pagi2 begitu sampai di sekolah, Dita langsung menuju ke toilet utk merapikan rambutnya.

" hei Dita mau kemana? " tanya Putri kebetulan berpapasan

"nih mau ngrapiin rambut " sahut Dita

" sekalian ah, aku juga mau merapikan jilbab neh " kata Putri

Di toilet mereka merapikan diri masing2 di cermin.

" uhh.. malah kebelet pipis neh" kata Dita

"ikuuttt.. " kata Putri

Lalu mereka berdua masuk ke kamar kecil bersama.

Sedang seriusnya Dita pipis tiba2 Putri mengeluarkan HPnya

" ayo senyuuuummm.." kata Putri sambil mengarahkan kamera HPnya ke arah Dita yg sedang pipis

" Judulnya narsis sambil pipis nih ihihihihi " kata Dita sambil memasang gaya narsis sambil pipis.

" oke.. gaya sekarang berdiri " kata Putri mengarahkan gaya

Dita lalu berdiri sambil membetulkan celana dalamnya

" Eits… celana dalamnya biar aja nyangkut di dengkul biar sexy getu loh " cegah Putri

Dita batal membetulkan celana dalamnya. Kemudian dia bernarsis ria dgn celana dalam yg masih nyangkut di kaki mulusnya

Berbagai pose yg menggairahkan berhasil di jepret oleh Putri.

" oke.. pemotretan selesai, silakan dilanjut pipisnya hihihiii " kata Putri nakal

" udah selesai kaleee.. tinggal bersihin" kata Dita

" sini Putri bersihin pake tissu " kata Putri sambil mengeluarkan tissu dan mendekati Dita. Lalu dia jongkok di hadapan Dita, diusapnya vagina Dita yg berbulu halus dgn lembut.

" uuuhhh.. " lenguh Dita

" duuhh.. imutnya nih V " kata Putri gemas sambil mencubit pelan vagina Dita

" aoww.. jgn di cubit dong " sungut Dita

" kalo gitu di sayang aja yah.. mmmuaachh.." kata Putri lalu mengecup vagina Dita.

"aachh.. " rintih Dita sambil membelai kepala Putri yg tertutup jilbab…

[ Contents Page ]

Ngintip Dita - Cerita 3 Dara

[ Contents Page ]

Membandingkan Kemulusan Paha - Cerita 3 Dara

Leo tersentak dari lamunannya di dalam kamar karena mendengar suara kakaknya dan temannya tertawa cekakakan. Dia menuju ke lubang kunci utk melihat sedang apa mereka. Ternyata kakaknya dan Ester sedang nonton televisi di ruang tengah. Ruangan tsb pas di depan kamar Leo sehingga dia bisa melihat dgn jelas keadaan di luar kamarnya. Leo semakin menempelkan matanya ke lubang kunci karena di depannya terhampar pemandangan yg menggiurkan. Ester yg masih memakai seragam sekolah duduk di lantai dgn lutut di tekuk ke atas agak selonjor sehingga paha mulus dan celana dalamnya terbuka lebar. Sedangkan kakaknya si Dita duduk bersila lebar sehingga roknya tersibak sampai ke atas menampakkan paha dan celana dalamnya juga.

" HHhooaaamm… duh aku ngantuk banget Dita" kata Ester sambil menguap lebar

"ya udah bobo` di kamar aku sono, ntar kalo dah sore aku bangunin" kata Dita sambil terus nonton TV

" Oke .. jangan lupa yah, jam 4 aku harus pulang " kata Ester lalu beranjak menuju kamar Dita.

Beberapa saat kemudian Dita menuju ke kamarnya. Di lihatnya Ester tampak tidur dgn lelap sekali. Beberapa kali di goyang2kannya tubuh Ester namun Ester cuma menggeliat. Dita tersenyum lalu keluar dari kamarnya menuju kamar Leo.

"Leo.. Leo.. sini " kata dita memanggil adiknya

" iya kak, ada apa " kata Leo keluar dari kamar

"Kemarin kakak kan tanya sama kamu, mulus mana paha kakak dgn paha teman2 kakak kan, ingat ?" tanya Dita

" iya kak, tapi Leo kan nggak bisa mbandingin karena Leo belum pernah pegang paha teman kakak" jawab Leo pura2 bloon

" udah sekarang ikut kakak" kata Dita menarik tangan Leo menuju kamarnya. Mereka berdua lalu masuk ke kamar Dita. Dan pemandangan yg ada sungguh mengejutkan Leo karena di atas kasur ada ester yg tertidur lelap dgn posisi terlentang dan roknya agak terangkat.

" Lihat itu " kata Dita menunjuk kearah Ester yg tidur dgn lelap

" eh.. itu kan kak Ester " kata Leo sambil menahan degup jantungnya

" iya… " kata Dita mendekati Ester yg lelap lalu bersimpuh disamping tempat tidurnya

Perlahan lahan di tariknya rok Ester semakin ke atas sampai celana dalamnya terlihat dgn jelas.

" sini.. " kata Dita pelan sambil menyuruh Leo mendekat

" kak.. nanti kalo kak Ester bangun gimana?? " tanya Leo agak takut

" Tenang aja, tadi udah kakak kasih obat tidur sedikit di jamin aman" kata Dita lirih sambil mengedipkan satu matanya

" sekarang kamu elus2 paha Ester, lalu bandingin kemulusannya dgn paha kakak " kata Dita

" tapi kak… " Leo gugup dan masih takut

" udaaah sini" bisik Dita sambil menuntun tangan Leo mengelusi paha Ester. Tampak tangan Leo agak gemetar.

" gimana?? halus nggak?? " bisik Dita lagi

" iya kak, halus banget putih lagi " Bisik Leo semakin bernafsu mengelusi paha Ester

"Nah sekarang bandingin dgn punya kakak " kata dita sambil menuntun tangan Leo mengelusi pahanya sampai ke pangkal paha

" Mulus paha kakak " kata Leo.

Sebenarnya Leo tidak bisa membedakan paha siapa yg lebih halus karena keduanya sama2 halus, tapi karena takut ama kakaknya dia bilang paha Dita lebih mulus.

" kak, boleh nggak Leo elus2 paha kak Ester lagi " bisik Leo

Dita mengangguk, lalu Leo segera mengelus paha Ester dgn penuh perasaan. di resapinya tiap jengkal kemulusan paha Ester.

Dita senang dan geli melihat ekspresi wajah Leo yg lugu namun penuh nafsu dan sangat mupeng.

Ternyata Leo tidak cuma mengelus paha Ester, namun dia juga mengelus vagina Ester dari luar celana dalamnya. Di usapnya celana dalam ester sehingga kini garis vagina ester tercetak dari luar celana dalamnya.

Pemandangan tersebut membuat jantung Dita tiba2 berdegup. Dia membayangkan seandainya yg dielus Leo adalah celana dalamnya. Dita menempelkan dgn erat payudaranya yg merinding ke ranjang. Sedangkan duduknya jd gelisah karena vaginanya tiba2 berdenyut.

" Leo, mau nggak lihat memek Ester " bisik Dita sambil merangkul Leo sehinnga payudaranya menempel ketet di lengan Leo

" mmm..eemmm..emang bb..bboleh kak???" bisik Leo gugup hampir tak percaya

Tanpa menjawab Dita meraih tepi celana dalam Ester lalu menariknya ke samping.

" Cleguks…" Leo menelan ludah melihat vagina Ester yg montok rapat dan berbulu hitam halus dan jarang.

" eeemmm… " tiba2 Ester menggeliat

Dita dan Leo kaget bukan kepalang dan refleks mereka tiarap di lantai. Jantung mereka berdetak kencang. Selain karena kaget juga karena nafsu yg sangat tinggi.

Setelah beberapa saat tenang, Dita melihat ke kasur dgn pelan2. Posisi tidur Ester kini miring ke samping membelakangi mereka.

" ayo kita keluar " bisik Dita pada Leo

"tapi kak… Leo masih pengeeen….mmm.. pengen.. " rengek Leo pelan

" pengen apa??, udah ayo keluar " bisik Dita agak keras lalu menarik tangan Leo keluar kamarnya. Mereka menuju ke mara Leo.

" kamu masih pengen apa adikku nakaaal " kata Dita sesampainya di kamar Leo sambil mencubit kedua pipi Leo

" mmm.. Leo pengen pegang mmm.. mmemek kak Ester " kata Leo malu2

" Ooo… adikku mulai nakal yah " kata dita sambil mencubit hidung Leo

" gimana kalo pegang memek kakak " kata Dita genit menggoda

" emang boleh kak ??" Jawab Leo gn semangat dan mata berbinar

" untuk adikku nakal apa sih yg enggak " kata dita

Lalu di tuntunnya tangan Leo ke dalam roknya utk mengelusi pahanya beberapa saat, dan sesaat kemudian di tempelkannya tangan Leo ke vaginanya yg masih tertutup celana dalam. Nafas mereka berdua menjadi berat.

" empuk banget kak, hangat lagi " bisik Leo sambil ngos2an

" eeehhh… " lenguh Dita sambil terus menuntun tangan Leo mengelus vaginanya makin kencang.

" Leo pengen lihat memek kakak nggak " kata dita yg sudah di landa nafsu membara

" iii..yyaaa.. kak.. " jawab Leo gemetar

" tarik celana dalam kakak " kata Dita sambil mengangkat roknya tinggi2.

Leo lalu jongkok di depan kakaknya, dgn gemetar di tariknya celana dalam kakaknya sampai ke lutut.

Sedetik kemudian jantung Leo seperti berhenti berdetak. Matanya nanar melihat vagina Dita tepat di depan matanya.

" Elus dong Leo.. " kata Dita dgn suara berat

Agak kaget Leo tersadar dari keterkejutannya. Pelan dan gemetar di elusnya vagina Dita yg ternyata sudah sangat basah.

" Aaaaacchhh… " desah Dita lemas tersandar di tembok

Leo semakin liar mengelus vagina Dita.

" aaacchh..aaaaahh " deshan Dita makin keras.

Dimajukannya pinggulnya sehingga seluruh vaginanya yg sudah basah belepotan lendir bening teraba semua oleh telapak tangan Leo.

Tangan ita yg satu menarik roknya ke atas sedangkan tangan satunya meremas kepala Leo.

Elusan Leo semakin kencang dan liar di sertai remasan2 gemas. Nafas kedua kakak beradik tiri tersebut semakin memburu

" AAaacchhh.. eeeeehh.. aaahhhh " Lenguhan Dita keras dan panajang. Tubuhnya bergetar dgn hebat. Seluruh tubuhnya bergetar dan di sentakkannya pinggulnya berulang ulang…… lalu diam kaku beberapa saat

Sesaat kemudian tubuh Dita lemas seperti tak bertulang lalu sandarannya di tembok merosot ke bawah sampai terduduk lemas di lantai……

[ Contents Page ]

Masih di Rumah Dita - Cerita 3 Dara

Leo sedang menonton hasil rekamannya tadi siang. Nafasnya ngos2an sambil tangannya mengelus tititnya dari luar celana. Setiap adegan yg menampilkan paha atau celana dalam Dita, Putri dan Ester selalu dia pencet tombol pause, lalu di perhatikan dgn seksama dan penuh nafsu. Apalagi pas adegan celana dalam Putri di tarik sampai lepas oleh Dita, di pause di ulang dipause diulang berkali kali.

" Leooo.. " terdengar suara dita memanggilnya

" iya kak, ada apa?? Leo di kamar " sahut Leo sambil buru2 menutup laptopnya karena tanpa ketok pintu Dita sudah masuk ke kamarnya

" hayo.. kamu nonton bokep yah.. kakak laporin mama " bentak Dita

" eh.. enggak kok.. ini.. mm.. anuu..mm.. enggak " jawab Leo gugup

" sini coba kakak lihat " kata Ester merebut laptop Leo lalu membukanya sambil telungkup di kasur.

"jangan kak.. " kata Leo namun terlambat karena Ester terlanjur membuka rekaman tadi yg sudah di save di laptop

"ups… Leoooo ini kan kakak ama temen2 tadi siang " Ester kaget

" iya kak, maaf " kata Leo tertunduk

" oooo.. kakak ngerti sekarang, kamu naksir ama temen2 kakak yah" goda Dita sambil terus melihat rekaman tsb. Timbul niat utk iseng pada Leo

"emm.. anu kak. mmmm " jawab Leo bingung.

" Udah nggak usah malu2, ini buktinya. Sini coba duduk sini deket kakak " kata Ester sambil bangkit duduk bersandar di tepi tempat tidur.

Sebenarnya Leo dan Dita adalah saudara tiri. Orang tua mereka baru saja menikah. Dita adalah anak dari si mama, sedangkan Leo adalah anak dari si papa.

Leo dgn agak takut duduk di sempaing kakak tirinya tersebut.

" kamu sebenarnya pengen ngintip paha kakak ama temen2 kakak kan??" tanya Dita sambil merangkul Leo

" mmm… anu kak.. mmm… " jawab Leo makin bingung dan takut

" sekarang jawab dgn jujur, diantara kami bertiga paha siapa yg paling mulus?? " tanya Dita sambil meluruskan kakinya. Dita memakai celana yg sangat pendek dan ketat sehingga pahanya terpampang seluruhnya

" mm.. sseemuuuaaa putih kak, cuman mulus tidaknya Leo nggak tau karena Leo belum pernah menyentuh semua" jwb Leo

" sekarang coba elus paha kakak" kata Dita sambil menuntun tangan Leo menyusuri pahanya.

" uuhh.. mulus dan sekali kak " kata Leo gemeteran

" yg bener?? elus lagi yg bener " kata Dita sambil menekuk satu kakinya. Bulu2 halus di paha dan kaki Dita meremang berdiri karena geli.

" iya kak bener2 halus" kata Leo ngos2an

" Nah kapan2 kakak akan beri kesempatan kamu untuk mengelus paha temen2 kakak agar kamu bisa membandingkan paha siapa yg palis halus dan mulus" kata Dita lalu bangkit pergi keluar dari kamar adiknya.

Dita menuju ke kamarnya. Tiba2 gairahnya timbul gara2 pahanya di elus oleh Leo. Kemudian dia rebah di kasur dan di rapatkannya pahanya. Di elusnya sendiri pahanya dgn lembut sampai bulu2 lembutnya berdiri….

[ Contents Page ]

Di Rumah Dita - Cerita 3 Dara

Sepulang sekolah Putri dan Ester mampir kerumah Dita. Kedua orang tua Dita belum pulang dari kantor. Yg di rumah cuma ada Leo adik Dita yg masih kelas 1 SMP. Mereka mengerjakan PR yg di berikan tadi pada jam terakhir di sekolah di ruang tengah.

" ayo minum minum " kata Dita sambil membawa minuman

" wuihhh.. segar tuh, sesegar susu Putri " kata Ester sambil mencolek susu Putri

" Aoooww,… ih Ester, ada adiknya Dita tuh" sungut Putri

" Ahh.. si Leo masih kecil, blum tau apa2 hihiih" kata Ester

Sementara itu Leo asyik nonton TV sambil makan mi goreng.

" Eh jangan salah, adik gue masih smp tapi tontonannya BF tuh, kemarin gue pergokin lagi nonton di kamar, dasar tuh anak " kata Dita

" Siapa dulu kakaknya " kata Ester meledek

" Enak aja " kata Dita sambil menarik Rok Ester keatas

" Aooww.. ih.. Dita..!! awas yah nanti aku bales " kata Ester

" Aku balesin yah " kata Putri sambil menyingkap rok Dita sampai celana dalamnya kelihatan

" ihh… kalian curang maen keroyok " kata Dita sambil meloncat berdiri

" udah udah ayo kita kerjain PRnya, nggak selesai2 ntar" kata Putri

Tanpa mereka sadari dari tadi Leo memperhatikan tingkah mereka meski dgn pura2 nonton tv. Dia sempat lihat celana dalam Ester waktu kakanya menyingkap roknya. Begitu juga ketika rok kakaknya di singkap Putri. Nafas Leo menjadi ngos2an.

Leo semakin tidak konsentrasi pada televisi, kalopun kelihatannya merhatikan tv tapi sebenarnya dia lebih sering melirik ke arah ketiga cewek tsb. Terutama pada Ester yg duduknya pas menghadap dia. Karena rok Ester cukup pendek dan duduknya bersila sehingga pahanya yg putih mulus terpampang dgn jelas bahkan sampai celana dalam putihnya kadang2 kelihatan. Sedangkan Putri meski memakai jilbab dan rok panjang tapi waktu dia merubah posisi duduknya tetap saja sekilas terlihat pahanya yg sangat putih. Sementara Dita posisinya tidak kalah terbukanya, namun karena Leo sudah sering melihat paha putih dan celana dalam kakaknya maka dia lebih senang melihat ke arah Ester dan Putri. Nafas Leo semakin memburu karena mereka bertiga belajar sambil bercanda. Kadang saling colek paha, kadang colek payudara.

Diantara mereka bertiga hanya Putri yg menyadari kalo dari tadi Leo memperhatikan mereka, maka dgn iseng dia menyingkap rok Ester tinggi2..

" aooww.. Putriiiiii.. " teriak Ester sambil meloncat berdiri. Lalu dia menubruk tubuh Putri sambil tangannya berusaha membalas dgn menyingkap rok panjang putri, namun Putri berontak sehingga mereka bergumul dilantai.

" ampuun.. aoo.. ampuuunn hahhahaa ampuunn " teriak Putri

" Pembalasaaaan " sahut Ester sambil terus berusaha menarik ujung rok panjang Putri. Kaki putri terus berontak di tambah tarikan dari Ester sehingga roknya kini terangkat sampai atas menampakkan seluruh kaki dan pahanya yg putih mulus hingga celana dalamnya yg berwarna putih.

" Dit, tarik celana dalamnya putriii" teriak Ester pada Dita

"okeeee.. " kata Dita sambil memegang pinggul Putri kemudian berusaha menarik celana dalam putri

" ampuuunnn.. aaa… nggak mauuuu " teriak Putri sambil terus berontak. Namun gerakan kakinya justru mempermudah Dita menarik celana dalam Putri. Kini celana dalam Putri sudah lepas seluruhnya dari kaki putri sehingga vaginanya yg montok dan masih berbulu halus terpampang. Namun Putri segera menutup kedua pahanya dan menekuk kedua kakinya kesamping sehingga kini yg terpampang adalah bokongnya yg putih mulus dan montok sedangkan vaginanya hanya mengintip sedikit dari celah pahanya. Sambil tertawa Dita menepuk nepuk pantat Putri

" Ammpuunn.. amppuuunn aku lemaaas " kata Putri dgn ngos2an dan tidak berontak lagi. sedangkan Ester juga sudah kehabisan tenaga sehingga mereka cuma ngos2an sambil tertawa. Putri terbaring miring lemas diatas tubuh ester dgn rok panjang yg tersingkap sampai atas menampakkan kemulusan bokongnya yg masih di elus elus Dita, sedangkan Ester terlentang dgn pakaian dan rok yg amburadul karena pergumulan tadi.

Tanpa mereka sadari sebenarnya Leo merekam semua tingkah laku mereka sejak awal menggunakan handycam yg disembunyikan di pangkuannya dan di tutupi dgn bantal….

[ Contents Page ]

Ketika Pelajaran - Cerita 3 Dara

Pelajaran bahasa indonesia baru saja dimulai. Pak Toni adalah guru yg sudah cukup berumur sehingga dalam mengajar sangat membosankan. Kacamata tebalnya menunjukkan kalo penglihatannya sudah terbatas. Hampir semua murid asyik dgn kegiatannya sendiri2. Tak terkecuali Putri, Ester dan Dita yg duduk bertiga

"Fiuhh.. bete banget yah.." keluh Putri yg duduk di tengah2

" Iya.. mana gerah lagi " ester menimpali

" mang kamu pake jilbab gak gerak put?? kita yg pake seragam pendek aja gerah " kata Dita sambil kipas2

"siapa bilang nggak panas, nih kancing baju aku buka dua yg atas " kata putri sambil menyibakkan jilbabnya, sehingga belahan payudara atasnya kelihatan karena 2 buah kancingnya sudah terbuka.

" hihhiiii… susu putri putih yah" Ester

" mau dong Put pegang" rengek Dita lirih

" Hush… ntar diliat yg laen" kata Putri setengah berbisik

" Kan ketutup jilbab Put" Ester menyahuti

" boleh ya Put, kan tadi kamu udah menodai susu aku" rengek Dita

" iya deehhh.. tapi jangan di cubit yah" kata Putri pelan. Kemudian dia menurunkan badannya dan meletakkan tangan kepalanya di meja sambil pura2 memperhatikan pelajaran.

"asyiiikkk.." Dita berteriak kecil lalu memepetkan tubuhnya ke Putri. segera tangannya menuju ke payudara Putri yg menghadap ke bawah. Di elus2nya payudara putri dari luar bhnya. aktivitas tangan Dita tidak terlihat karena dibawah meja dan tertutup jilbab putri. di remasnya pelan2 susu Putri. Sementara dari samping kanan Ester juga melakukan hal yg sama sehingga Putri bener2 kegelian menahan nikmat. Meski melihat ke papan tulis namun mata Putri kadang merem menahan nikmat. Dita semakin menggebu, diangkatnya cup bh putri sehingga kini payudara Putri menggantung bebas di balik jilbabnya. Tangannya menggenggam payudara putri dan mengelusnya sementara Ester memilin milin puting Putri.

"eehhhh…. " desah Putri lirih

"susu Putri montok banget" bisik Dita

Putri menggelinjang tertahan merasakan nikmat yg benar2 bikin deg2an karena di lakukan di tengah2 orang banyak. Elusan serta remasan Dita dan Ester semakin keras. Nafas mereka bertiga memburu. Untung kelas cukup gaduh sehingga nafas, erangan dan lenguhan mereka tersamar.

"aaaaachhhh… aaahh.. " lenguh Putri sambil membenamkan mukanya yg terlipat di meja

teng.. teng.. teng… suara bel tanda istirahat berbunyi.

Dita dan ester cepat2 menarik tangan mereka dari payudara Putri. Sementara putri masih terkulai lemas.

[ Contents Page ]